PRAKATA

UCIFEST kali ini sudah memasuki tahun ke 9, usia yang sudah cukup dewasa untuk sebuah Festival Film. Dari sebuah Festival Film internal UMN yang kemudian menjadi sebuah Festival Film Nasional. Perjalanan ini tentu saja mengalami masa pasang surut, namun dukungan dari jajaran Rektorat UMN, Kompas Gramedia Grup, dosen-dosen, kolega dan tentu saja para mahasiswa membuat UCIFEST bertahan.

UCIFEST kali ini memperoleh submisi terbanyak dari seluruh UCIFEST yang pernah diadakan, total terdapat 245 karya mahasiswa dan 82 karya siswa SMA/SMK yang terbagi dalam kategori fiksi, animasi dan dokumenter.

Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat luas terhadap FTV UMN, dan tentunya kami menunggu partisipasi Anda di UCIFEST 10 mendatang.

Kus Sudarsono - Ketua Program Studi Film & Televisi UMN

JURI



Memulai karir dalam sinema sebagai Produser dan Sutradara beberapa film pendek. Pada 2001 mendirikan Fourcolours Films untuk melakukan produksi bersama beberapa pembuat film local dan mendukung perfilman di Indonesia. Ia telah memproduseri film-film yang sukses berkeliling ke festival-festival di dunia, di antaranya Siti (2014), Turah (2016), Sekala Niskala (2017), dan Kucumbu Tubuh Indahku (2018). Selain itu, ia juga menyutradarai beberapa film, diantaranya Garuda di Dadaku (2009), Sang Penari (2011), dan Pendekar Tongkat Emas (2014).






Memulai perkenalan dengan sinema saat bekerja sebagai fasilitator video partisipatoris di Yayasan Kampung Halaman. Lulus dari jurusan Antropologi UGM dan prodi Film & Televisi ISI Yogyakarta, kini ia lebih fokus pada bidang kajian, arsip, dan apresiasi film setelah menyelesaikan master di program pengkajian film Pascasarjana ISI Yogyakarta. Sejak 2017, tergabung menjadi salah satu programmer di Festival Film Dokumenter setelah sebelumnya hanya menjadi penonton setia festival tersebut.






Animator muda kelahiran Malang, 12 November 1997 ini adalah CEO Allie Studio. Karyanya berhasil memenangkan Animation Short Film Police Movie Festival 4. Ia juga berhasil meraih 3 trofi dari CRAFT Animation Festival 2017. Terakhir, karyanya yang berjudul Kaie and The Phantasus’s Giants berhasil dinominasikan dalam Film Animasi Pendek Terbaik Festival Film Indonesia 2017.






Menggeluti dunia editing dalam film sejak 1998. Perempuan kelahiran Semarang, 19 September 1978 ini telah terlibat sebagai editor dalam berbagai film, antara lain Kapan Kawin karya Ody C. Harahap, Negeri Tanpa Telinga karya Lola Amaria, Cinta Selamanya karya Fajar Nugros, dan berbagai film lainnya. Selain itu, ia juga menyutradarai dokumenter pendek Podade, Cintaku Buat Rumah Susun, dan Aku, Citat-Cita, dan Mimpi.






Ronny Gani adalah seorang sarjana Arsitektur Universitas Indonesia yang kini berkecimpung di dunia animasi dan menjadi founder dari Bengkel Animasi. Ronny juga aktif bekerja sebagai Senior Animator di Industrial Light&Magic, Singapura dan sudah pernah terlibat dalam produksi film The Avengers, Pacific Rim, Noah, Transformers: Age Of Extinction, The Avengers: Age Of Ultron, Ant-Man, The Great Wall, Warcraft, Ready Player One, Avengers: Infinity War, dll.

Nominasi

karya film pendek yang telah lolos kurasi dalam kompetisi ucifest 9 - umn animation & film festival

Rangkaian Acara

Berikut adalah jadwal seluruh rangkaian acara
UCIFEST 9 - UMN Animation & Film Festival

Hubungi Kami


VENUE
Lecture Theater, PK Ojong - Jakob Oetama Tower &
Lecture Hall, New Media Tower Lt. 3
Universitas Multimedia Nusantara
Jalan Scientia Boulevard, Gading Serpong
Tangerang 15811


SOCIAL MEDIA
: @ucifestumn
: [email protected]
: @uag5854y
: Ucifest


Supported by

Media Partner

Festival Partner